
Invalid Date
Dilihat 57 kali

Sebagai upaya meningkatkan pemahaman anak usia sekolah mengenai pentingnya pola makan sehat, Kelompok KKN-T Inovasi IPB University Desa Carita menyelenggarakan kegiatan Ceria Carita (Cegah Risiko Gizi dengan Edukasi dan Aksi) di SDN Carita 1 pada Rabu (15/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 40 siswa kelas IV dan bertujuan memberikan edukasi mengenai prinsip gizi seimbang melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.
Program ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pencegahan berbagai permasalahan gizi pada anak sekolah. Edukasi gizi sejak usia dini dinilai penting untuk membangun kebiasaan makan yang baik sekaligus meningkatkan kesadaran anak mengenai pentingnya memilih makanan bergizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari.
Mahasiswa menyampaikan materi menggunakan media presentasi yang dirancang dengan tampilan menarik dan bahasa yang mudah dipahami anak-anak. Pembahasan difokuskan pada prinsip-prinsip gizi seimbang, pentingnya mengonsumsi makanan yang beragam, serta melakukan aktivitas fisik sebagai bagian dari pola hidup sehat.
Mahasiswa juga memperkenalkan konsep Isi Piringku, yaitu panduan sederhana mengenai komposisi makanan dalam satu kali makan. Melalui ilustrasi visual, siswa diajak memahami pembagian porsi makanan pokok, lauk pauk, sayur, dan buah yang seimbang sehingga kebutuhan gizi tubuh dapat terpenuhi secara optimal.
“Mengenalkan gizi seimbang kepada anak sejak dini bukan sekadar mengajarkan apa yang harus dimakan, tetapi menanamkan kebiasaan sehat yang akan mereka bawa hingga dewasa. Dari pilihan makanan yang dikonsumsi hari ini, kita sedang membentuk generasi yang lebih sehat, aktif, dan siap meraih masa depan.” ujar Aufa Maulida Hakim mahasiswi jurusan Gizi Masyarakat IPB University setelah menyampaikan materi
Untuk meningkatkan partisipasi siswa, kegiatan dilanjutkan dengan permainan edukatif menyusun Isi Piringku menggunakan media gambar berbagai jenis makanan. Dalam permainan ini, siswa diminta menyusun komposisi makanan yang tepat sesuai dengan prinsip gizi seimbang yang telah dipelajari sebelumnya.
Metode pembelajaran berbasis permainan dipilih agar siswa lebih aktif terlibat dalam proses belajar. Selama kegiatan berlangsung, siswa terlihat antusias berdiskusi dengan teman sekelompoknya dalam menentukan makanan yang tepat untuk mengisi piring sesuai proporsi yang dianjurkan.
Permainan tersebut tidak hanya melatih daya ingat siswa terhadap materi yang telah disampaikan, tetapi juga membantu mereka memahami penerapan konsep gizi seimbang secara lebih konkret. Dengan pendekatan visual dan praktik langsung, siswa dapat lebih mudah membedakan kelompok makanan serta memahami pentingnya mengonsumsi makanan yang beragam.
Melalui kegiatan Ceria Carita, mahasiswa KKN-T Inovasi IPB Desa Carita berupaya menanamkan pemahaman bahwa kesehatan tidak hanya ditentukan oleh banyaknya makanan yang dikonsumsi, tetapi juga oleh kualitas asupan gizi dan kebiasaan hidup sehat yang dilakukan setiap hari. Edukasi sejak usia sekolah dasar diharapkan dapat membentuk perilaku positif yang akan terus terbawa hingga dewasa.
Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara mahasiswa dan sekolah dalam mendukung terciptanya lingkungan belajar yang mendukung kesehatan peserta didik. Dengan meningkatnya pengetahuan mengenai gizi seimbang dan perilaku hidup bersih dan sehat, siswa diharapkan mampu menerapkan kebiasaan tersebut di rumah maupun di lingkungan sekolah, sekaligus menjadi agen perubahan kecil yang dapat mengajak keluarga dan teman-temannya untuk menerapkan pola hidup sehat.
Ke depan, edukasi serupa diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga upaya peningkatan kualitas kesehatan anak dapat dimulai dari lingkungan sekolah. Melalui pendekatan yang interaktif dan menyenangkan, pembelajaran mengenai gizi tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi juga menjadi kebiasaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Bagikan:

Desa Carita
Kecamatan Carita
Kabupaten Pandeglang
Provinsi Banten
© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia
Pengaduan
0
Kunjungan
Hari Ini